Seorang Ibu terduduk di kursi rodanya suatu sore di tepi danau, di temani Anaknya yang sudah mapan dan berkeluarga.
Tak lama kemudian Si Ibu bertanya lagi ...
Air menetes dari sudut mata Si Mama sambil berkata pelan : " Dulu 26 tahun yang lalu aku memangku mu dan menjawab pertanyaan yang sama untuk mu sebanyak 10 kali, ... sedang saat ini aku hanya bertanya 3 kali, tapi kau membentak ku 2 kali ... "
Si anak terdiam ... dan memeluk mamanya.
Pernahkah kita memikirkan apa yang telah diajarkan oleh seorang Mama kepada kita ?
Sayangilah Mama/Ibu-mu dengan sungguh-sungguh karena Surga berada di telapak kaki Ibu.
Mohon ampunan jika kamu pernah menyakiti hati Ibumu.
Dan teruskan kepada Orang-orang yang perlu membaca renungan ini.
Semua itu karena waktu Dia singkat ...
Saat mama/papa menutup mata. Ga akan lagi ada yang cerewet ...
Saat kita nangis manggil-manggil dia, apa yang dia bales ? " Dia cuma diam " :(
Tapi bayangannya dia tetap di samping kita dan berkata : " Anakku jangan menangis, mama/papa masih di sini. Mama/papa masih sayang kamu. " :(
sumber : http://iheboh.blogspot.com/2011/03/renungan-arti-seorang-ibu.html
- Si Ibu bertanya : " Itu burung apa yang berdiri di sana ?? "
- Si Anak Menjawab : " Bangau Mama ... " (dengan sopan).
Tak lama kemudian Si Ibu bertanya lagi ...
- Si Ibu : " Itu yang warna putih burung apa ? "
- Sedikit kesal Anaknya menjawab : " Ya bangau Mama ? ... "
- Kemudian ibunya kembali bertanya : " Lantas itu burung apa ? " Ibunya menunjuk burung bangau tadi yang sedang terbang...
- Dengan nada kesal Si Anak menjawab : " Ya bangau mama. kan sama saja ! .. emanknya mama gak liat dia terbang ! "
Air menetes dari sudut mata Si Mama sambil berkata pelan : " Dulu 26 tahun yang lalu aku memangku mu dan menjawab pertanyaan yang sama untuk mu sebanyak 10 kali, ... sedang saat ini aku hanya bertanya 3 kali, tapi kau membentak ku 2 kali ... "
Si anak terdiam ... dan memeluk mamanya.
Pernahkah kita memikirkan apa yang telah diajarkan oleh seorang Mama kepada kita ?
Sayangilah Mama/Ibu-mu dengan sungguh-sungguh karena Surga berada di telapak kaki Ibu.
Mohon ampunan jika kamu pernah menyakiti hati Ibumu.
Dan teruskan kepada Orang-orang yang perlu membaca renungan ini.
- Pernah kita ngomelin Dia ? " Pernah ! "
- Pernah kita cuekin Dia ? " Pernah ! "
- Pernah kita mikir apa yang Dia pikirkan ? " nggak ! "
- Sebenernya apa yang dia Pikirkan ? " Takut "
- - Takut tidak bisa melihat kita senyum, nangis atau ketawa lagi.
- - Takut tidak bisa ngajar kita lagi
Semua itu karena waktu Dia singkat ...
Saat mama/papa menutup mata. Ga akan lagi ada yang cerewet ...
Saat kita nangis manggil-manggil dia, apa yang dia bales ? " Dia cuma diam " :(
Tapi bayangannya dia tetap di samping kita dan berkata : " Anakku jangan menangis, mama/papa masih di sini. Mama/papa masih sayang kamu. " :(
sumber : http://iheboh.blogspot.com/2011/03/renungan-arti-seorang-ibu.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar